Saat ku buka mata dan ku mulai berjalan
begitu banyak cerita yang terjadi di sini
ketika keadilan mulai tidak adil
penjahat korupsi bersembunyi di balik semua ini
negaraku yang makmur kini telah hancur
ratusan politik yang tak punya hati nurani
beribu tanya ingin ku ungkap semua
keluh kesah di hati s'karang ini lagi perih
salahkah aku bila kuungkap semua
kenyataan yang ada yang melanda negeri
negaraku Indonesia hilangnya akan pemimpin jujur dan tak mau berniat untuk berkorupsi
tikus tikus berdasi mulai berkreasi mencari cara agar bisa untuk berkorupsi
pemimpinku yang pintar mencuri uang rakyat ketika ditangkap semua hukum bisa dibayar
Dengarlah wahai Presiden
Dengarkan Keluh kesahku
saat ku tonton TV dan kulihat berita begitu banyak peristiwa yang melanda negeri
bencana sana sini derita tak berhenti tangisan air mata melanda negeri pertiwi
cerita pahit yang tak bisa berhenti sampai kapankah negaraku bisa berhenti menangis
realistis... apakah ini cerita fiksi, seperti para pemimpin yang lagi cari sensasi
berpikir dan janganlah pernah untuk menyerah lakukan yang terbaik agar semua terkendali
bukalah mata hati dan lihatlah mereka begitu banyak tangis air mata yang terjadi
Takkan ada air mata jika semua ini tak terjadi
Takkan ada semua Tanya jika hidup tlah berakhir
haruskah ada air mata yang terjadi di sini
semua takkan pernah berubah
ketika tiada lagi harapan tuk hidup melanjutkan mimpi
aku bukannya kritik dan bukan cari sensasi
aku hanyalah orang yang punya inisiatif mencari yang terbaik membela negeri ini
ketika para pemimpinku mulai tidak adil
sejahterakah kita bisa hidup kayak gini
ketika para hukum mau aja dijual beli
yang jahat dibela yang baik dikhianati
begitulah cara mafia hukum beraksi
sampai kapankah semua ini berakhir begitu banyak tangis air mata yang terjadi
derita tak berhenti bencana sana sini tangisan air mata melanda negeri pertiwi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar